Curahanhati guru les tentang Full day school Minggu, 14 Agustus 2016. - semangat persatuan dan kesatuan juga nasionalisme bangsa misalnya: kenapa anak selalu diberikan pelajaran sosiologi dan sejarah bangsa yang ujung- ujungnya hafalan kenapa tidak ada pelajaran tak umpet malah ke warnet main game atau liat apa apapercuma fullday
MILIKIKESATUAN HATI Selasa, 16 Oktober 2018. BACAAN ALKITAB HARI INI Lukas 5:17-20. BACAAN NDC BIBLE STUDY Bacaan firman Tuhan kita hari ini mengisahkan tentang seorang lumpuh yang disembuhkan oleh Yesus setelah dia diturunkan dari atap rumah. Saat itu, ketika tersiar kabar bahwa Yesus sedang ada di rumah, maka orang banyak berbondong
2 Siapa hafal nama temanmu terbanyak? Hampir sama dengan permainan lomba perkenalan. Hanya saja kriteria pemenang ditentukan dari banyaknya menghafal nama-nama teman. Siapa yang paling banyak menghafal itulah yang menang. Bahan pertanyaan bisa juga ditambah dengan hobi, tanggal lahir, kelas atau sekolah, dll. 3. Siapa Dia Petunjuk :
10 kidney (Ginjal) 11. Liver (Hati) 12. Pancreas (Pankreas) Demikian penjelasan tentang materi yang dibagikan pada kesempatan kali ini yaitu materi tentang nama anggota badan / bagian tubuh manusia dalam bahasa Inggris dan artinya. Semoga apa yang sudah disampaikan dapat bermanfaat dan dapat dijadikan bahan belajar bahasa inggris sobat IBI semua.
Materi belajar buku tematik kelas 6, tema 9, subtema 1, kurikulum 2013 kita belajar mengenai Keteraturan yang Menakjubkan. Salah satu materinya adalah tentang persatuan dan kesatuan bangsa. Sebelumnya Bobo sudah menjelaskan tentang makna persatuan dan kesatuan. Namun, apakah teman-teman sudah tahu apa pentingnya persatuan dan kesatuan untuk diri sendiri, masyarakat, dan Bangsa Indonesia?
Pertama wawasan kebangsaan menentukan cara bangsa dalam mendayagunakan kondisi geografis, sejarah, sosiobudaya, ekonomi, dan politik serta pertahanan keamanan negara ini dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional. Kedua, wawasan kebangsaan menentukan bangsa ini dalam menempatkan diri dalam tata hubungan dengan sesama bangsa dan
.
Lanjut ke konten Game untuk Menghangatkan, Kerjasama dan Komunikasi 1 Badai Berhembus 2 Lempar spidol; 3 Sepatu Lapangan; 4 Kompak 5 Bercermin .. 1. Badai Berhembus The Great Wind Blows Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain. Langkah-langkah Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan. Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin. Pemandu sebagai angin akan mengatakan angin berhembus kepada yang memakai – misal kacamata’ apabila ada beberapa peserta memakai kacamata. Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi. Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin. Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan angin berhembus kepada yang …………. sesuai dengan karakteristik peserta, misal baju biru, sepatu hitam, dsb ======== 2. Lempar spidol Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap. Langkah–langkah Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing. Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali. Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. bergumam “Mmmmm….!”. Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas gerak tipu yang cepat !. amati apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ? Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan. ======== 3. Sepatu Lapangan Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok. Langkah – langkah Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil 5 – 6 orang , 1 orang akan menjadi pembicara kelompok. Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan waktunya sekitar 5 menit Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing. Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas. Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah? Apa yang tidak tepat. ======== 4. Kompak Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim. Langkah–langkah Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang. Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masing-masing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya. Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja. Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran . ======== 5. Bercermin Langkah–langkah Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin. Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan. Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama. Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini. ======== Navigasi pos
Jogos interativos do corpo humano, ideal para crianças, a fim de aprender as partes do corpo humano jogando jogos. Inicia as crianças para a anatomia das pessoas, aprendendo partes do corpo, diferentes sistemas, como ossos, músculos, ou o sistema digestivo, sistema circulatório e sistema nervoso. Os melhores jogos para aprender anatomia e as partes do corpo humano, para crianças, criançinhas, meninos e meninas.
Rancangan Kotbah Tema Kesatuan Hati Bacaan Efesus 41-6 Nats Ayat 2 Tujuan Agar Jemaat memiliki semangat kebersamaan guna …………..membangun kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat. Introitus Mazmur 1331-3 Tafsir Singkat Jika diperhatikan dengan seksama, bagian kitab yang menjadi bahan bacaan kita hendak berbicara tentang kesatuan tubuh, yang memiliki kesetaraan dengan 1 Tes. 212, Kol. 110 dan Kol. 312-15. Namun dalam kitab Efesus ada ciri yang berbeda, ketika semua kesatuan tubuh itu ditempatkan dalam rumusan “satu Roh dan Satu Allah”; dengan ditambah keterangan mengenai Allah sebagai “Bapa dari semuanya”, yang berada “di atas, oleh dan di dalam” semua yang ada ay. 6. Rumusan ini sebenarnya merupakan rumusan khas Efesus yang diambil dari kebiasaan orang Yahudi istilah “Satu Allah” yang digabung dengan kebiasaan filsafat Stoa yang menggunakan preposisi “di atas, oleh dan di dalam” – bdk. 1 Kor. 86. Dan rumusan gabungan ini menjadi indah, karena melalui rumusan gabungan ini mau diungkap bahwa kesatuan tubuh itu hanya bisa dilakukan di dalam nama Allah, dengan mengakui bahwa Allah itu ada di atas, oleh dan di dalam segala sesuatu panentheisme. Sekaligus melalui rumusan ini mau ditegaskan bahwa keberadaan Allah yang mengatasi segala sesuatu harus menjadi modal dasar dalam upaya membangun kebersamaan hidup. Dengan demikian, perikop ini mau menegaskan bahwa Allah harus ditempatkan dalam inti kehidupan manusia, agar kesatuan hati itu dapat tercipta. Pembukaan Kotbah Suatu ketika, seluruh tubuh melayangkan protes kepada mulut; karena mereka merasa bahwa mulut itu hanya menikmati yang enak-enak saja. Mulut hanya mengunyah makanan, sedangkan yang mencari makanan adalah tangan dan kaki, yang berpikir adalah otak dan yang mencerna makanan adalah bagian-bagian di dalam perut. Mereka semua merasa lelah dan kemudian tidak mau melakukan apa pun untuk memberi pelajaran kepada mulut yang hanya ingin enaknya sendiri. Namun setelah hal itu dilakukan, apa yang terjadi? Karena tidak ada pasokan makanan, maka seluruh tubuh menjadi lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Barulah mereka menyadari bahwa mereka memang memiliki tugas dan peran sendiri-sendiri, tetapi semua tugas dan peran yang berbeda itu dapat menjadi sebuah kekuatan apabila dilakukan di dalam kebersamaan dan kesatuan hati. Isi Kotbah Perikop yang menjadi bacaan kita kali ini hendak berbicara tentang membangun kehidupan Kristen dengan didasarkan oleh kesatuan hati, karena kesatuan hati merupakan ciri khas dari gaya hidup Kristiani. Seperti halnya Bapa, Anak dan Roh Kudus yang adalah satu, maka setiap orang yang sudah dimasukkan ke dalam satu baptisan haruslah memiliki kesatuan dan kebersamaan hidup yang didasarkan atas perhatian dan keinginan untuk saling memedulikan satu sama lain. Kesatuan hati adalah sarana utama untuk menumbuhkan kesejahteraan hidup dan sekaligus menciptakan suasana yang selalu diwarnai dengan kegembiraan hidup bersama. Jika kesatuan hati itu tidak dapat dicapai, maka kehidupan Kristen tidaklah berbeda dengan kehidupan lainnya. Iri hati, perpecahan, kesombongan dan segala bentuk ketidaksukaan terhadap satu sama lain akan menjelma dan menjadi dasar bangunan kehidupan. Jika ini yang terjadi, maka bangunan kehidupan tidak lagi tampak indah, melainkan “semrawut” dan sama sekali tidak bermanfaat. Kehidupan tidak lagi menjadi taman yang indah, dimana segala sesuatu dapat hidup rukun dan damai, tetapi justru menjadi hutan belantara yang dihuni oleh kebuasan, kebrutalan dan keangkaramurkaan. Hidup Kristen bukanlah demikian. Hidup Kristen adalah hidup dalam kebersamaan dan kesatuan hati. Untuk itulah Paulus menegaskan bahwa segala sesuatu harus dibangun di atas, oleh dan di dalam Allah, yang adalah “Bapa dari semua”; karena dengan demikian hidup akan menjadi bermakna dan warna kehidupan pun akan selalu cerah. Hidup akan lebih hidup lagi, dan selalu menghidupkan yang lain. Relevansi Kehidupan jaman sekarang adalah kehidupan yang selalu diwarnai dengan kekerasan dan ketidakbaikan. Suasana ini pun mulai merambah masuk ke dalam gaya dan pola hidup Kekristenan, sehingga ciri khas hidup Kekristenan mulai pudar. Di sana-sini banyak orang Kristen yang juga senang mengumbar hawa nafsu, angkara murka, serakah ataupun segala jenis kebrutalan hidup. Hal ini mengakibatkan mereka tidak lagi memiliki kerendahan hati, sehingga antara satu sama lain tidak lagi bisa hidup dalam kebersamaan dan kesatuan hati. Sebenarnya ini adalah kerugian besar, karena dengan melanggengkan gaya hidup seperti itu setiap orang Kristen tidak akan pernah dapat menjadi berkat bagi sesama. Itulah sebabnya Paulus menasihati supaya gaya kehidupan seperti itu dikembalikan ke dalam gaya hidup Kristiani yang sesungguhnya, yaitu memiliki semangat kebersamaan di dalam kesatuan hati. Jika sudah demikian, maka orang Kristen pun akan mampu hidup dengan indah, menjadi berkat bagi sesama dan sekaligus dapat menampakkan Kristus dalam keseluruhan hidupnya. Inilah makna kehidupan yang sesungguhnya. Kiranya hal ini menjadi semangat bagi kehidupan Kristen di segala tempat… Amin. ——- By Pdt. Firman Pandjaitan, Mth
Renungan Harian, Kamis 26 November 2020 Jika kita memperhatikan salah satu brand sepeda motor yang cukup terkenal, maka ada dua kata yang menjadi semacam semboyan yang cukup sederhana tetapi sangat menarik karena menggunakan bahasa Indonesia, dan dua kata yang dimaksud adalah SATU HATI saudara tentu mengerti brand sepeda motor yang saya maksud. Dua kata tersebut cukup memiliki pengaruh yang kuat, karena ada dorongan bagi setiap kita untuk memiliki persatuan dan unsur-unsur yang terkandung di dalam kata tersebut. Alkitab juga memberikan sebuah dorongan semangat persatuan yang ditujukan kepaa setiap umat Tuhan. Hal ini merupakan sebuah seruan dari Rasul Paulus kepada jemaat di Roma untuk menyatukan hati dengan tujuan untuk mempermuliakan Tuhan. ROMA 156, SEHINGGA DENGAN SATU HATI DAN SATU SUARA KAMU MEMULIAKAN ALLAH DAN BAPA TUHAN KITA, YESUS KRISTUS Setelah menyampaikan dua nasihat di ayat-ayat sebelumnya, kepada jemaat di Roma, Paulus memberikan seruan untuk hidup yang memberi dampak. Dalam hal ini, Rasul Paulus ingin supaya orang-orang Kristen sepaat dalam segala hal agar dapat memuliakan Tuhan bersama-sama. Jika kita melihat di masa lampau, Alkitab menyaksikan bahwa LAWAN DARI KESATUAN ADALAH PERPECAHAN. Tetapi Kisah Menara Babel menjadi tanda bahwa Tuhan Allah pernah mengacaukan kesatuan manusia. Kesatuan yang dikacaukan Allah pada masa itu adalah keinginan manusia yang tidak diperkenankan Tuhan Allah. Manusia hanya ingin menunjukkan kepada Allah betapa kemampuan menjadi lebih besar jika bersatu. Tetapi Allah membuat bahasa manusia menjadi banyak sehingga manusia pun tidak dapat mencapai sasaran dari keinginan mereka. ALLAH MAU MANUSIA MENJADI SATU MENURUT CARA YANG BERKENAN KEPADA ALLAH Menjadi Satu Hati merupakan langkah awal untuk hidup sesuai tujuan Tuhan bagi setiap umat-Nya. PAULUS memberikan pemahaman kepada setiap jemaat untuk menjadi SATU HATI UNTUK MEMULIAKAN TUHAN. Untuk dapat memahami arti dari kesatuan hati, maka kita diarahkan untuk hidup dalam tuntuntan firma Allah yang mengajarkan kita 1 KOR. 110 – seia-sekata; SEPAKAT. Langkah untuk menjadi satu hati dimulai dari perkataan. Jika kita seia sekata dalam banyak perkara maka kita terhindar dari perpecahan. Namun dalam asas musyawarah kita seringkali menemukan adanya perbedaan pendapat. Hal ini bukan berarti jika kita berbeda pendapat kita tidak memiliki satu hati. Tetapi dalam konteks pekerjaan Tuhan dan memuliakan Allah, segala obsesi dan ambisi pribadi kita dipinggirkan demi kepentingan Tuhan yang berlaku atas kita. FILIPI 127 – satu iman; Paulus menggunakan istilah BERPADANAN DENGAN INJIL KRISTUS. Dalam hal mengiring Tuhan dalam sebuah komunitas gereja, kita mendapatkan makanan rohani yang sama, bimbingan yang sama dan hasilnya kita bertumbuh bersama dalam kasih Tuhan. Namun tujuan Tuhan untuk kesatuan iman ini adalah supaya setiap umat Tuhan berdiri teguh dalam pemahaman yang benar mengenai iman kepada Tuhan. Jika iman kita terarah pada tujuan Tuhan untuk kehidupan kita, maka segala tindak-tanduk kita akan berpadanan dengan Injil Kristus. FILIPI 22,3 – satu kasih;kasih yang hidup di dalam kita akan menjadikan kita orang yang TIDAK MENCARI KEPENTINGAN SENDIRI. Kehidupan Paulus telah menginspirasi orang percaya untuk hidup dalam kasih Allah. Ambisi-ambisinya sebelum mengenal Tuhan merupakan sebuah tujuan hidup yang menginginkan pujian sia-sia. Tetapi ketika ia menikmati kasih Allah, hidup telah diubahkan dan menganggap pekerjaan dan tujuan Allahlah yang utama dalam hidupnya. sehingga kasih Allah yang dalam diri manusia akan membentuk kehendak diri kita menjadi selaras dengan tujuan Tuhan. Dalam hal menjadi satu hati, kita diarahkan untuk kepentingan yang lebih besar dalam memahami tujuan Tuhan. Satu hati didalam Tuhan memberikan arahan bagi kita untuk sepakat dalam kepentingan Tuhan, sehingga berdampak dalam kehidupan kita yang berpadanan dengan Injil Kristus dan pada akhirnya segala kehendak diri kita menjadi selaras dengan tujuan Tuhan bagi kehidupan kita Tuhan Yesus Memberkati RM Post Views 297 Post navigation
games tentang kesatuan hati